Tips Mengatasi Insomnia tanpa harus menggunakan obat tidur

By On April 26, 2019

Insomnia merupakan gangguan yang menyebabkan sulit tidur atau tidur kurang nyenyak.

Hampir semua orang di dunia pernah mengalami Insomnia. Jelas hal ini sangat mengganggu, baik untuk kesehatan fisik maupun secara psikis atau mental.

Apalagi jika Insomnia terjadi secara terus-menerus.


 Kekurangan tidur dapat menurunkan produktivitas anda di esok hari, karena akan terganggu oleh rasa kantuk yang timbul.

Insomnia sendiri terbagi menjadi empat jenis, berdasarkan penyebab dan lama waktu terjadinya.

Berdasarkan penyebab Insomnia terbagi dua bagian.

Yakni Insomnia Primer dan Sekunder. Untuk Insomnia Primer, terjadi bukan disebabkan oleh gangguan kesehatan lain.

Sedangkan Insomnia Sekunder terjadi akibat gangguan kesehatan pada tubuh seperti Kanker, Asma, dan penuakit lainya.

 Sedangkan berdasarkan lama terjadinya Insomnia, terbagi dua jenis.

Yakni Insomnia akut dan Insomnia Kronis.

Untuk Insomnia akut, biasa terjadi dalam tempo yang cukup pendek. Bisa 1-2 malam, atau paling lama sekitar 1 Minggu.

 Mayoritas disebabkan oleh perasaan tegang atau tidak tenang. Seperti sesaat sebelum presentasi, interview kerja, ujian dan aktivitas lain yang mempengaruhi kondisi pikiran menjadi tidak tenang.

 Sedangkan Insomnia Kronis terjadi dalam waktu yang cukup lama, bahkan bisa berbulan-bulan. Biasanya terjadi karena kondisi psikis penderita yang sedang tidak stabil.

 Mayoritas penderita Insomnia akan memilih mengkonsumsi obat tidur sebagai jalan pintas mengatasi penyakitnya.

Sebenarnya, hal tersebut kurang tepat terutama untuk penggunaan jangka panjang. Mengingat, Obat Tidur terutama yang dijual bebas merupakan obat keras yang tentu saja memiliki efek samping untuk kesehatan.

Penggunaan obat tidur sendiri harus dalam pengawasan dokter atau tenaga medis terkait.

 Untuk anda yang sedang Insomnia, jangan khawatir. Berikut saya bagikan Tips Mengatasi Insomnia tanpa harus menggunakan obat tidur pastinya.

 1. Kurangi Konsumsi Kafein

 Terutama Sebelum Tidur Sudah menjadi rahasia umum jika Kopi, Teh atau minuman berkafein lain mampu mengurangi rasa kantuk dan membuat mata tetap melek.

Didalam tubuh manusia ada senyawa yang bernama Adenosine, senyawa ini dapat membuat kita merasa kantuk.

Nah, kafein sendiri mengandung senyawa Adenosine Receptor Antagonist yang bersifat stimulan.

Senyawa pada kafein ini dapat menghambat kinerja Adenosine Receptor sekaligus menghambat kita untuk merasa kantuk.

 Bahkan, sebuah studi mengatakan bahwa konsumsi sekitar 400 mg kafein dapat mempengaruhi tidur anda.

 2. Utamakan Kenyamanan Saat Tidur

 Saat hendak tidur, pastikan semua terasa nyaman. Baik itu tempat tidur, pakaian yang digunakan, maupun suasana tidur anda. Jika diperlukan, redupkan lampu kamar anda.

Hal ini akan membantu anda terlelap lebih cepat. Anda juga bisa membawa wewangian favorit, baik yang berasal dari lilin, atau aroma terapi pabrikan yang membuat tidur semakin nyaman dan tenang.

Pastikan juga anda tidak terganggu dengan kebisingan, hal ini bisa dicegah dengan menutup pintu dan jendela kamar.

 3. Jangan Gunakan Smartphone

Sebelum Tidur Benda satu ini memang dekat sekali dengan masyarakat moderen. Dari mulai bangun pagi, hingga waktu tidur dihabiskan bersama smartphone.

Nah, jika anda termasuk orang yang sering bermain smartphone sebelum tidur, cobalah untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Ya....

hal ini dapat memicu terjadinya Insomnia. Karena, layar dari smartphone akan memancarkan blue light atau sinar biru.

 Hal ini dapat disalah artikan oleh otak menjadi pancaran sinar matahari. Otomatis, otak akan menganggap bahwa saat itu adalah siang hari dan mengakibatkan kita sulit tertidur.

Smartphone juga dapat mengganggu konsentrasi dan ketenangan kita saat tidur dengan notifikasi/pemberitahuan yang muncul.

 Sebagai tambahan, anda dapat mencoba mengkonsumsi susu hangat atau cokelat sesaat sebelum tidur. Hal ini dapat membantu anda merasa lebih senang dan mengurangi stress/depresi.

 Jika Insomnia terus berlanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter/praktisi kesehatan
terkait untuk penanganan maksimal.

Cara Mengatasi Tumit Pecah-pecah

By On April 25, 2019

Tumit merupakan salah satu bagian pada kaki yang sering bermasalah.

 Salah satu gangguan yang sering terjadi pada tumit adalah kering dan pecah-pecah.

Sebenarnya kondisi tumit yang kering cukup wajar, mengingat kaki tidak memiliki kelenjar minyak alami.

Namun, beberapa kasus ada yang disebabkan oleh penyakit seperti diabetes. Keadaan tumit yang kering ini akan berujung pada kulit yang pecah.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. Seperti berdarah, sakit saat berjalan, hingga infeksi.

Tentunya, hal ini akan mengganggu aktivitas kita. Selain itu, tumit pecah-pecah juga akan mempengaruhi rasa percaya diri anda didepan umum.



Untuk mengatasi tumit kering dan pecah-pecah bisa dilakukan sendiri di rumah, tetapi jika kondisinya cukup parah disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis terkait.

Nah, berikut Cara Mengatasi Tumit Pecah-pecah tanpa harus pergi ke dokter.

 1. Minyak

 Cara pertama, anda dapat mengoleskan dan memijat area tumit dengan minyak kelapa, wijen, zaitun, atau minyak almond. Hal ini bertujuan untuk mengembalikan kelembaban kulit pada tumit. Ini dikarenakan minyak tersebut memiliki kandungan Vitamin E yang baik untuk kesehatan dan kelembaban kulit. Agar mendapat hasil terbaik, gunakan setelah mandi atau sebelum tidur.

 2. Gosok Dengan Pumice Stone

 Tumit pecah cenderung memiliki kulit yang kering dan kasar. Salah satu cara menghilangkanya dengan digosok menggunakan amplas kulit. Biasanya amplas kulit alias pumice stone berbahan dasar batu apung. Hal ini mampu mengangkat sel kulit mati dan lapisan kasar pada tumit. Ada baiknya sebelum digosok, terlebih dahulu rendam kaki menggunakan air hangat.

 3. Alpukat

 Alpukat merupakan buah yang cukup umum di Indonesia. Kita dapat menemukan alpukat baik dalam bentuk utuh maupun jus di sekitar tempat tinggal. Nah, alpukat sendiri bisa mengatasi tumit pecah-pecah. Hal ini dikarenakan alpukat memiliki kandungan Vitamin E dan minyak esensial alami yang mampu menjaga kelembaban kulit. Untuk penggunaanya, anda dapat menghaluskan setengah buah alpukat dengan 1 buah pisang. Lalu, dioleskan pada tumit yang pecah-pecah. Diamkan beberapa saat dan bilas dengan air hangat.

 4. Pelembab

 Seperti yang saya tulis diatas, bahwa penyebab tumit pecah-pecah adalah kondisi kulit kaki yang kering. Selain menggunakan bahan alami, anda juga bisa menggunakan pelembab pabrikan untuk mengatasi tumit pecah-pecah. Cukup oleskan pelembab pada area yang pecah-pecah, untuk hasil terbaik diamkan selama satu malam. Disarankan agar ditutup dengan kaus kaki atau penutup lain agar proses penyerapan berjalan maksimal.

 5. Madu

 Sudah sejak lama manusia mengenal madu, bahkan dari zaman Mesir kuno madu sudah digunakan sebagai alat kecantikan. Ternyata, madu juga sangat baik untuk mengatasi tumit pecah-pecah. Madu dapat membantu melembabkan kulit dan menjadi antibakteri alami pada tumit anda. Sama seperti penggunaan pelembab, cukup oleskan madu pada tumit yang pecah-pecah. Tunggu 20-30 menit, kemudian bilas. Bisa juga dioleskan dan didiamkan selama semalam untuk hasil terbaik. Nah, itulah Tips Mengatasi Tumit Pecah-pecah ala Didiarkadi.com.

 Bagaimana? Mudah bukan. Anda bisa menggunakan alat dan bahan sederhana yang bisa ditemukan di rumah. Selamat mencoba.

 Tips Merawat Baterai Tanam atau Non-Removable Battery.

By On March 30, 2019

Baterai merupakan salah satu komponen penting pada smartphone.

 Tanpa sebuah baterai, smartphone tentu tidak akan bisa beroperasi karena tidak memiliki energi.

Semakin berjalanya waktu, berbagai jenis baterai mulai bermunculan. 

Jika dahulu baterai pada handphone bisa dicopot, untuk saat ini mayoritas smartphone menggunakan baterai tanam atau non-removable battery.


Berbeda dengan baterai biasa, baterai sejenis ini tidak bisa dicopot dari body smartphone.

Tentu hal ini akan menyulitkan anda saat terjadi masalah pada beterai.

Nah, bagi anda yang menggunakan smartphone dengan tipe baterai non-removable, sudah saatnya untuk merawat baterai sebaik mungkin.

 Karena, jika sudah terjadi masalah akan sedikit menyulitkan.

Berikut beberapa Tips Merawat Baterai Tanam atau Non-Removable Battery.


1. Jangan Di Isi Secara Berlebihan
Sudah menjadi kebiasaan, sebelum tidur pasti kita akan menancapkan charger ke smartphone. Tujuanya, agar beterai terisi penuh pada keesokan harinya.

Padahal, ini bisa menjadi penyebab kerusakan pada baterai itu sendiri. Karena, jika terlalu lama terisi baterai bisa kembung atau lebih parah lagi meledak.

Seperti yang kita tau, waktu rata-rata tidur sekitar 6-7 jam. Sedangkan, waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk mengisi baterai hingga penuh berkisar 2-4 jam (tergantung kapasitas baterai).

2. Jangan Memaksa Kinerja Baterai

Saat sedang asyik bermain game atau melakukan aktivitas lain, tiba-tiba baterai smartphone melemah, rata-rata pengguna akan melanjutkan aktivitasnya tanpa menghiraukan peringatan low-bat.

Mungkin hal ini terlihat biasa, namun membawa pengaruh buruk untuk baterai anda. Menggunakan smartphone dengan baterai yang sedikit/lemah akan menguras tenaga dari baterai itu sendiri.
Karena itu, segera charge baterai saat sudah dibawah 20%.

3. Gunakan Charger Asli

Saat anda mengisi ulang daya baterai, pastikan juga charger yang digunakan adalah asli/bawaan dari smartphone tersebut. Hindari menggunakan charger dari brand lain atau yang tidak sesuai dengan spesifikasi smartphone anda.

Hal ini dikarenakan, setiap charger memiliki input dan output yang berbeda. Jika tidak sesuai dengan tegangan smartphone anda, tentu akan mengakibatkan kerusakan pada beterai.

4. Hindari Penggunakan Smartphone Saat Dicharge

Hal paling sulit dihindari adalah menggunakan smartphone saat di charge.

 Namun, percaya atau tidak hal ini dapat merusak baterai smartphone anda. Ini disebabkan aliran listrik yang masuk saat pengisian akan langsung keluar karena smartphone digunakan.

Jadi, kurangi menggunakan smartphone saat sedang di charge.

5. Kurangi Penggunaan Power Bank

Salah satu aksesoris wajib dari sebuah smartphone adalah Power Bank.

Aksesoris satu ini sangat membantu saat anda kehabisan baterai ditempat yang tidak memungkinkan untuk menggunakan charger konvensional. Atau, saat kondisi darurat seperti mati lampu.

Namun, penggunaan Power Bank yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan baterai anda. Ini karena, aliran listrik pada Power Bank cenderung kurang stabil. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kurangi penggunaan Power Bank saat mengisi daya.

Mungkin cukup sekian postingan mengenai Cara Merawat Baterai non-Removable Pada Smartphone.

 Semoga bermanfaat.

Spesifikasi Energizer P18K , Smartphone dengan Baterai 18000 MAh

By On March 07, 2019

Memiliki smartphone dengan kapasitas batterai yang besar mungkin menjadi keinginan semua orang.

Ini disebabkan intensitas pemakaian smartphone saat ini cukup tinggi. Riset membuktikan 132,7 juta orang di Indonesia mengakses internet secara aktif. 

Dan, waktu yang mereka habiskan untuk internetan dengan smarthonenya sekitar 8-9 jam dalam sehari. Belum lagi kegiatan offline seperti bermain game atau menonton video yang sama-sam dilakukan via smartphone.

Untuk itu, produsen smartphone berupaya menciptakan perangkat dengan daya tahan batterai yang tinggi.


Dari mulai menciptakan perangkat hemat daya, hingga menciptakan perangkat dengan daya yang tinggi.

Beberapa smartphone seperti Asus Zenfone Max Pro M2 yang sudah saya bahas sebelumnya, memiliki batterai yang cukup besar yakni 5000 Mah. 

Begitupun dengan Samsung Galaxy M20 yang memiliki kapasitas batterai yang sama.

Namun bagi sebagian orang, terutama untuk penggunaan berat seperti main game online/streaming video, kapasitas batterai 5000 mah masih belum cukup.

Tetap saja diperlukan PowerBank agar perangkat tetap hidup seharian.

Mungkin hal ini yang menginspirasi Energizer sebagai produsen batterai ternama memproduksi smartphone dengan kapasitas batterai yang luar biasa.

Salah satunya Energizer Power Max Pro P18K Pop dengan kapasitas Batterai 18,000 Mah.


Lalu, apa kelebihan lain dari smartphone ini? Berapa harganya, dan akankah muncul di Indonesia?

 Berikut pembahasanya.

Energizer Power Max P18K ini memiliki tiga kamera pada bagian belakang dengan resolusi 12 MP, dan masing-masing 5 MP & 2 MP untuk kamera depth sensor.

 Sedangkan di bagian depan, ditanam dua kamera dengan resolusi 16 MP dan 5 MP yang bertipe pop-up (bisa ditampilkan/disembunyikan).

Bentuk kamera depan seperti ini sedikit lucu, mengingat belum banyak ditemui pada perangkat sejenis. Cara kerjanya, saat anda ingin menggunakan kamera depan, anda bisa memunculkanya. Saat tidak digunakan, kamera bisa disembunyikan dengan menyatu ke body smartphone.

Untuk tampilan depan, Energizer P18K ini memiliki layar 6,2 inci dengan resolusi 1080+ANc-2280 full screen. Layar seperti ini sangat nyaman digunakan untuk menonton film/main game karena memiliki tampilan visual yang cukup luas.

Beralih ke dapur pacu, Energizer menerapkan chipset MediaTek Helio P70 dengan RAM 6 GB serta internal storage 128 GB. Cukup untuk menyimpan data penting atau keperluan hiburan lainya.

Ditambah dengan GPU Mali-G72 MP3 yang akan semakin meningkatkan performa dan kinerja dari P18 K.
Sementara untuk software, Energizer sudah menggunakan android 9.0 (Pie).

Beralih ke sektor andalan dari smartphone ini. Apalagi kalau bukan batterai. Sesuai namanya, P18K memiliki batterai dengan kapasitas 18.000 Mah. Kapasitas ini bahkan bisa dikatakan lebih besar daripada sebuah PowerBank konvensional.

Batterai 18.000 Mah ini diklaim mampu stand by/siaga hingga 59 hari. Dan memutar video hingga 2 hari. Sementara untuk memutar musik, P18K mampu bertahan hingga 4 hari. Untuk waktu bicara, Energizer P18K diklaim mampu bertahan hingga 90 jam non-stop.

Namun, belum ada pengujian/klaim berapa lama batterai P18K bertahan untuk keperluan bermain game.

Untuk charging, Energizer memiliki port USB Type-C Pop yang mampu mengisi daya dengan lebih cepat.

Kekurangan dari smartphone ini adalah dimensinya yang cukup besar dan tebal. Tak heran hal ini karena kapasitas batterai yang ditawarkan. Energizer P18K memiliki tebal sekitar 3 CM cukup besar untuk smartphone zaman sekarang.

Mungkin saat anda menenteng smartphone ini akan terasa seperti membawa nokia tempo dulu.

 Asus menciptakan smartphone Zenfone Max Pro M2.

By On March 06, 2019

Bermain game adalah kegiatan yang cukup populer untuk saat ini.

 Era gadget yang membuat semua orang bebas mengakses informasi, didukung juga oleh para public figur seperti YouTuber gaming, mendorong banyak orang untuk ikut serta bermain game.

Selain bermain di PC (Personal Computer), atau konsol, kini game berkualitas baik juga sudah bisa kita jumpai di perangkat mobile. Namun, untuk dapat memainkan game tersebut diperlukan perangkat smartphone yang mempuni. Dari mulai RAM, ROM, Processor, GPU, dll.
Nah, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hp berlabel "Gaming", atau hp khusus untuk main game ?


Asus menciptakan smartphone Zenfone Max Pro M2.
Smartphone besutan Asus ini menjadi penerus dari Max Pro M1 yang sudah lebih dulu muncul.

Sama seperti pendahulunya, Max Pro M2 juga dibuat untuk menjawab tantangan hp gaming dengan harga terjangkau.

 Ini mengingat harga hp gaming high-end seperti Asus ROG Phone, Razer Phone atau Xiaomi Black Shark cukup lumayan menguras kantong.

Untuk Pro M2 dapat kita tebus seharga 2 jutaan saja. Lalu, apa kelebihan hp gaming 2 jutaan ini? Berikut pembahasanya.

Layar pada Asus Zenfone Max Pro M2 memiliki lebar 6,3 Inci dengan aspek rasio 19:9 dan resolusi full HD (2280+ANc-1080). Hal ini akan memanjakan kita dalam bermain game, menonton video, atau aktivitas lain.

 Karena, memiliki layar yang luas dan warna yang cukuo tajam.

Seperti smartphone Asus pada umumnya, jika ada label "Max" mayoritas memiliki kelebihan pada batterainya. Asus Zenfone Max Pro M2 ditenagai batterai 5000 Mah yang diklaim sanggup bermain game selama 10 jam dalam kondisi batterai penuh.

Untuk keperluan bermain game/penggunaan handphone, Asus menyematkan processor Snapdragon 660 buatan Qualcomm. Processor ini diklaim asus mampu bekerja maksimal dengan penggunaan batterai yang irit.

 Sebagai pendukung kinerja ponselnya, Asus juga mengkombinasikan Snapdragon 660 dengan GPU Adreno 512. Hal ini bisa membuat performa asus menjadi lebih lancar.

Di sektor penyimpanan, Asus memberikan storage sebesar 32-64 GB (tergantung varian) dan RAM 3-4 GB (tergantung varian). Ya, untuk Max Pro M2 terdiri dari berbagai tipe. Ada yang memiliki RAM 3/32, RAM 4/64, dan RAM 6/64. Tentu semua varian memiliki harga yang berbeda-beda. Jika kurang, anda bisa memasang slot micro SD hingga 512 GB.

Sistem operasi Asus Zenfone Max Pro M2 sudah mendukung android 8.1 (Oreo) dengan UI (User Interface) pure dari android oreo.

Untuk keperluan fotografi, Asus Zenfone Max Pro M2 memiliki dual camera dengan resolusi kamera utama sebesar 12 MP dan kamera kedua (sekunder) sebesar 5 MP. Dilengkapi dengan LED Flash.

Di bagian depan, tertanam kamera sebesar 13 MP yang cocok digunakan untuk berselfie ria. Kedua kamera dari Max Pro M2 dapat menghasilkan foto dengan kualitas hd (1080). Juga video berkualitas oke (1080 dengan 30 fps) untuk kamera depan. Dan untuk kamera belakang, bisa menghasilkan video berkualitas maksimal (2160 dengan 60 fps).

Di bagian belakang, Asus menanamkan fingerprint scanner (pemindai sidik jari), seperti ponsel pada umumnya. Max Pro M2 juga memiliki sensor lain seperti Akselerometer, sensor jarak dan kompas.

Seperti yang saya tulis sebelumnya , bahwa Max Pro M2 menargetkan konsumen menengah kebawah. Jadi, untuk harga smartphone ini dengan varian RAM 3/32 hanya berkisar Rp. 2,7 juta saja. Untuk varian 4/64 dan 6/64 dibanderol seharga Rp. 3,1 juta; dan Rp. 3,6 juta.
Harga ini sangat worth it dengan spesifikasi yang didapat.